Blorok - GOTONG ROYONG MENYAMBUT BULAN RAMADHAN TAHUN 1447 H

GOTONG ROYONG MENYAMBUT BULAN RAMADHAN TAHUN 1447 H

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 18 Februari 2026 ini dipusatkan di halaman madrasah dengan fokus pemotongan rumput menggunakan mesin potong rumput, sebagai bagian dari persiapan awal sebelum memasuki masa libur awal puasa.

 

Kepala TK Pertiwi al-Hidayah ibu prapti s. Pd mengatakan bahwa kegiatan ini tidak sekadar bersih-bersih fisik, tetapi juga sarana pendidikan karakter dan penguatan nilai kebersamaan antara madrasah dan keluarga.

 

“Kami ingin menyambut Ramadhan dengan lingkungan yang bersih dan nyaman, sekaligus menanamkan nilai gotong royong kepada anak-anak melalui keteladanan orang tua dan guru. Ini adalah pembelajaran nyata tentang kebersamaan dan kepedulian,” ujar pak Agus di sela kegiatan.

 

Ia menambahkan, keterlibatan orang tua siswa merupakan bagian dari upaya membangun sinergi yang berkelanjutan antara madrasah dan keluarga dalam mendukung pendidikan anak.

 

“lingkungan tidak bisa berjalan sendiri. Ketika warga terlibat, remaja akan melihat bahwa menjaga kebersihan dan merawat lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.

 

Kegiatan gotong royong ini berlangsung di wilayah Kecamatan Brangsong dan diikuti dengan antusias oleh para warga. Mereka bersama-sama membersihkan lingkungan sekitar, memangkas rumput yang mulai meninggi, serta merapikan area sekitar lingkungan jalan agar tampak lebih asri dan sehat.

 

Salah satu orang tua siswa mengungkapkan apresiasinya atas inisiatif madrasah. Menurutnya, kegiatan semacam ini mempererat hubungan emosional antara orang tua, guru, dan siswa, sekaligus menjadi contoh positif bagi anak-anak menjelang bulan penuh berkah.

“Kami merasa dilibatkan dan dihargai.

 

Anak-anak juga melihat langsung bahwa menyambut Ramadhan itu bukan hanya soal ibadah pribadi, tetapi juga menyiapkan lingkungan yang bersih dan nyaman,” ungkapnya.

 

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Buru menilai MIS Alhilaal Waetina telah menunjukkan praktik baik dalam membangun budaya gotong royong dan kepedulian lingkungan di satuan pendidikan.

 

 

Kegiatan gotong royong tersebut diharapkan menjadi tradisi positif yang terus dilestarikan, sehingga lingkungan sekitar tidak hanya menjadi tempat  tetapi juga ruang pembentukan karakter dan nilai kebersamaan di tengah masyarakat.


Dipost : 24 Februari 2026 | Dilihat : 10

Share :